Kuliah Umum Lemhannas RI, Taruna Prodi Pertanahan Perkuat Wawasan Kebangsaan

Kuliah Umum Lemhannas RI, Taruna Prodi Pertanahan Perkuat Wawasan Kebangsaan
16 Oct 2026
Sarjana Terapan Pertanahan
Bagikan:

Yogyakarta – Taruna Program Studi Pertanahan Politeknik Agraria STPN mengikuti Kuliah Umum bertema “Kajian dan Sosialisasi Wawasan Kebangsaan” yang menghadirkan narasumber dari Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI, Jumat (16/10/2026), di Pendopo Sasana Widya Bhumi.

Kuliah umum ini memuat empat materi, yaitu wawasan kebangsaan, penguatan karakter Pancasila dan antikorupsi, empat konsensus dasar bangsa, serta implementasi nilai kebangsaan dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara.

Dalam paparannya, Marsda TNI (Purn) Djoko Tjahjono menekankan pentingnya penerapan nilai Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika untuk menjaga persatuan bangsa. Menurutnya, nilai-nilai tersebut semakin relevan di tengah tantangan globalisasi dan disrupsi teknologi.

Sementara itu, Agung Wibowo menyampaikan materi penguatan karakter Pancasila dan antikorupsi. Ia menegaskan pentingnya integritas, kejujuran, dan tanggung jawab sebagai bekal untuk mencegah penyalahgunaan wewenang serta mewujudkan pelayanan publik yang transparan dan berkeadilan.

Bagi Prodi Pertanahan, wawasan kebangsaan memiliki kaitan langsung dengan bidang keilmuan yang dipelajari taruna. Ketimpangan akses tanah dan konflik pertanahan berpotensi memicu ketegangan sosial yang dapat mengganggu persatuan. Karena itu, taruna perlu memahami pentingnya kepastian hukum, penghormatan terhadap hak masyarakat adat, serta penyelesaian konflik melalui musyawarah.

Melalui kuliah umum ini, taruna Prodi Pertanahan dibekali pemahaman bahwa kompetensi teknis di bidang pertanahan perlu berjalan seiring dengan integritas dan karakter kebangsaan. Tata kelola pertanahan yang adil dan berpihak pada kesejahteraan rakyat merupakan salah satu kontribusi nyata taruna dalam menjaga persatuan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.