Sejarah

 
 
SEJARAH PROGRAM STUDI

Sarjana Terapan
Pertanahan

Program Studi Sarjana Terapan Pertanahan hadir sebagai bagian dari upaya penguatan pendidikan vokasi di bidang agraria, pertanahan, dan tata ruang guna mendukung penyelenggaraan administrasi pertanahan yang profesional, modern, dan berdaya saing.

 
AWAL PERKEMBANGAN

Lahir dari Dinamika Agraria Nasional

Lahirnya Program Studi Sarjana Terapan Pertanahan tidak lepas dari dinamika pengelolaan tanah di Indonesia pasca berlakunya Undang-Undang Pokok Agraria Tahun 1960 (UUPA) yang menjadi landasan utama dalam penataan hukum dan administrasi pertanahan nasional. Sejak saat itu, kebutuhan terhadap sumber daya manusia yang memahami aspek hukum, teknis, dan administrasi pertanahan terus meningkat.

 
PENDIDIKAN VOKASI

Menyiapkan Tenaga Profesional

Program Studi Sarjana Terapan Pertanahan diselenggarakan untuk memenuhi kebutuhan tenaga profesional di bidang agraria, pertanahan, dan tata ruang. Program ini dirancang sebagai pendidikan vokasional yang menekankan keseimbangan antara teori dan praktik sehingga lulusan mampu langsung berkontribusi dalam penyelenggaraan administrasi pertanahan di Indonesia.

 
REGULASI

Penguatan Dasar Hukum

Keberadaan program studi ini secara formal diatur dalam Peraturan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional Nomor 13 Tahun 2018 tentang Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan Program Studi Diploma IV Pertanahan yang kemudian mengalami perubahan melalui Peraturan Menteri ATR/BPN Nomor 11 Tahun 2020.

 
TRANSFORMASI

Terbuka untuk Masyarakat Umum

Melalui perubahan regulasi tahun 2020, Program Studi Sarjana Terapan Pertanahan tidak hanya diperuntukkan bagi Pegawai Negeri Sipil dengan status tugas belajar, tetapi juga dibuka untuk masyarakat umum. Hal ini menjadi tonggak penting dalam sejarah program studi karena memperluas kesempatan pendidikan serta meningkatkan kualitas dan daya saing lulusan di bidang pertanahan.

 
MASA DEPAN

Pendidikan Terapan yang Strategis

Program Studi Sarjana Terapan Pertanahan di Politeknik Agraria STPN terus berkembang sebagai program pendidikan terapan yang strategis dalam mencetak tenaga ahli pertanahan yang profesional, adaptif, dan siap mendukung kebijakan pemerintah di bidang agraria dan tata ruang di Indonesia.