FASILITAS: LABORATORIUM & STUDIO
Gedung Laboratorium Terpadu Politeknik Agraria STPN
Laboratorium Terpadu Politeknik Agraria STPN terdiri atas berbagai fasilitas pembelajaran modern yang mendukung pendidikan vokasi di bawah Kementerian ATR/BPN. Guna melahirkan lulusan yang andal, proporsi kurikulum menekankan aspek terapan yaitu 40% Teori dan 60% Praktik.
Daftar Lab & Studio Terintegrasi:
- Laboratorium SIG & SIP
- Laboratorium Ukur Tanah
- Laboratorium Fotogrametri & PJ
- Laboratorium Kartografi
- Laboratorium Desa
- Laboratorium Kantor Pertanahan Mini
- Lab SKP & Peradilan Semu
- Studio Perencanaan Ruang
- Studio Pendaftaran Tanah
- Studio Reforma Agraria
Detail Informasi & Dokumentasi Fasilitas
1. Laboratorium SIG & SIP
Pusat studi penerapan teknologi spasial untuk manajemen data tanah, pemetaan digital, dan perencanaan wilayah. Fasilitas ini krusial dalam menyokong proporsi praktik 60% taruna guna menguasai kompetensi peta pertanahan.

2. Laboratorium Ukur Tanah
Sarana simulasi kadastral berupa pengukuran batas, luas, kontur, dan posisi bidang tanah. Lab ini menyediakan peralatan modern industri seperti Total Station, Theodolite, dan Waterpass untuk membentuk surveyor berlisensi.

3. Laboratorium Fotogrametri & Penginderaan Jauh
Pusat pengolahan citra foto udara (dari Drone/UAV) menjadi peta dasar teknik digital, model 3D (DEM/DSM), dan ortofoto. Hasil pemetaan fotogrametris ini menjadi basis teknis krusial dalam pendaftaran tanah nasional.

4. Laboratorium Kartografi
Fasilitas pembelajaran visualisasi data spasial dan desain peta, baik secara manual maupun digital. Taruna dilatih untuk mengolah data mentah lapangan menjadi produk informasi geografi yang baku dan informatif.

5. Laboratorium Desa
Berfokus pada aplikasi agraria praktis tingkat desa, yang mencakup kegiatan pendataan tanah, pemetaan tata ruang batas desa, inventarisasi tutupan lahan, serta manajemen administrasi pelayanan desa.

6. Laboratorium Kantor Pertanahan Mini
Dikenal sebagai Lab LOC/KKP, wadah ini disimulasikan mirip instansi Kantor Pertanahan nyata. Taruna dilatih intensif menggunakan perangkat lunak resmi Komputerisasi Kantor Pertanahan (KKP) untuk simulasi pendaftaran tanah hingga penerbitan sertifikat.

7. Laboratorium SKP & Peradilan Semu (Moot Court)
Fasilitas simulasi jalannya proses persidangan sengketa agraria. Sarana ini melatih pemahaman taruna mengenai litigasi pertanahan, penanganan sengketa di ranah PTUN maupun Pengadilan Negeri secara nyata dan taktis.

8. Studio Perencanaan Ruang Pertanahan
Wadah kajian pembuatan dokumen perencanaan tata ruang wilayah terpadu, seperti penyusunan dokumen Rencana Detail Tata Ruang (RDTR), studi pemanfaatan lahan berkelanjutan, pengadaan tanah, dan instrumen tata ruang.

9. Studio Pendaftaran Tanah
Unit kerja digital yang berfokus pada visualisasi plotting, verifikasi data fisik, dan validasi peta bidang tanah. Umumnya mensimulasikan pemrosesan data K4 (terpetakan) menjadi K1 (siap sertifikat) dalam kerangka skema PTSL.

10. Studio Reforma Agraria
Pusat kajian penataan kembali struktur penguasaan, pemilikan, dan pemanfaatan tanah yang berkeadilan. Studio ini melatih kemampuan analisis penataan aset (redistribusi lahan) serta penataan akses (pemberdayaan ekonomi masyarakat).
