
Program Studi Sarjana Terapan Survei Pemetaan dan Informasi Pertanahan Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN) menyelenggarakan kuliah umum bertema “3D Kadaster dan Implementasinya di Indonesia” pada 27 November 2025 di Aula STPN, Yogyakarta. Kegiatan ini diikuti oleh dosen serta taruna/i STPN sebagai bagian dari penguatan wawasan akademik di bidang pertanahan, geodesi, dan geospasial.
Kuliah umum menghadirkan praktisi geospasial, Fakhrurrazi, S.T., yang membawakan materi terkait konsep dan implementasi kadaster tiga dimensi (3D Kadaster) dalam sistem pertanahan modern. Dalam paparannya, dijelaskan bahwa perkembangan kawasan perkotaan yang semakin kompleks, seperti pembangunan gedung bertingkat, rumah susun, hingga infrastruktur bawah tanah, menuntut sistem pendaftaran tanah yang mampu merepresentasikan ruang secara tiga dimensi.
Materi yang disampaikan mencakup konsep dasar kadaster 3D, penerapan Building Information Modeling (BIM) dalam penyusunan dokumen pertelaan dan Sertifikat Hak Milik atas Satuan Rumah Susun (SHMSRS), serta integrasi teknologi survei terestris, LiDAR, dan fotogrametri. Selain itu, peserta juga dikenalkan pada proses konversi model 3D ke format CityGML dan JSON untuk kebutuhan visualisasi berbasis Web GIS.
Melalui kegiatan ini, peserta memperoleh pemahaman mengenai pentingnya pengelolaan hak atas ruang atas dan ruang bawah tanah secara lebih akurat dan komprehensif. Kuliah umum juga memberikan gambaran nyata tentang pemanfaatan teknologi geospasial modern dalam mendukung percepatan perizinan, peningkatan akurasi data pertanahan, serta transparansi informasi pertanahan di Indonesia.
Kegiatan ini diharapkan mampu mendorong peningkatan kompetensi akademik dan profesional sivitas akademika STPN, sekaligus mendukung transformasi digital dalam sistem pendaftaran tanah dan pengelolaan ruang di Indonesia.