Politeknik Agraria STPN Gelar Talk Show Bersama Staf Khusus Menteri ATR/BPN, Produser Film Tanah Sengketa

Politeknik Agraria STPN Gelar Talk Show Bersama Staf Khusus Menteri ATR/BPN, Produser Film Tanah Sengketa
01 Jul 2026
Admin STPN
Bagikan:

Yogyakarta – Politeknik Agraria STPN menyelenggarakan kegiatan talk show bersama Staf Khusus Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Bidang Komunikasi Strategis dan Kerja Sama Antarlembaga, Bapak Muda Saleh, yang juga merupakan Produser, Sutradara, dan Penulis Naskah film Tanah Sengketa, pada Selasa (1/7).


Kegiatan yang diikuti oleh Taruna Politeknik Agraria STPN beserta jajaran pejabat struktural maupun fungsional Politeknik Agraria STPN ini menjadi ruang diskusi mengenai proses kreatif di balik lahirnya film Tanah Sengketa sekaligus refleksi atas pentingnya pemahaman isu-isu pertanahan di Indonesia. 


Dalam sesi talk show, Bapak Muda Saleh mengungkapkan bahwa Tanah Sengketa tidak hanya hadir sebagai karya perfilman, tetapi juga sebagai media edukasi yang mengangkat persoalan pertanahan dari sudut pandang yang dekat dengan kehidupan masyarakat. Melalui pendekatan sinematik, film ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran publik akan pentingnya kepastian hukum hak atas tanah, sekaligus mendorong lahirnya kepedulian terhadap penyelesaian konflik agraria yang berkeadilan.


Dalam kesempatan tersebut, para peserta diajak menyaksikan trailer film Tanah Sengketa sebagai pengantar sebelum memasuki sesi diskusi. Bapak Muda Saleh kemudian berbagi cerita mengenai latar belakang lahirnya film, proses kreatif yang dilalui, hingga alasan memilih media film sebagai sarana menyampaikan pesan mengenai persoalan pertanahan kepada masyarakat.


Para taruna juga berkesempatan berdialog secara langsung dengan narasumber melalui sesi tanya jawab. Berbagai pertanyaan disampaikan, mulai dari tantangan mengangkat isu pertanahan ke layar lebar hingga harapan bagi generasi muda, khususnya calon insan pertanahan, dalam menghadapi dinamika persoalan agraria di masa mendatang.


Melalui kegiatan ini, diharapkan para Taruna Politeknik Agraria STPN memperoleh perspektif yang lebih luas mengenai kompleksitas persoalan pertanahan serta semakin memperkuat komitmen untuk menjadi insan pertanahan yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan kepada masyarakat.


Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemutaran film Tanah Sengketa, yang menjadi bagian dari upaya membangun literasi publik mengenai isu pertanahan melalui media perfilman. Secara keseluruhan kegiatan berjalan dengan lancar.