Politeknik Agraria STPN Gelar Kuliah Praktisi Bersama Kepala Pusat Penilaian Kompetensi BPSDM ATR/BPN

Politeknik Agraria STPN Gelar Kuliah Praktisi Bersama Kepala Pusat Penilaian Kompetensi BPSDM ATR/BPN
17 Jul 2026
Admin STPN
Bagikan:

Yogyakarta – Politeknik Agraria STPN menyelenggarakan Kuliah Praktisi yang menghadirkan Kepala Pusat Penilaian Kompetensi Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Dr. Heri Mulianto, S.ST., M.Si., pada Jumat (17/7/2026) di Pendopo Sasana Widya Bhumi Politeknik Agraria STPN. Kegiatan yang dikemas melalui program KAPTI Agraria Goes to Campus ini diikuti oleh Taruna tingkat I serta turut dihadiri jajaran Pengurus Pusat Keluarga Alumni Pendidikan Tinggi Agraria (KAPTI).

Pembantu Ketua Bidang Administrasi Umum Politeknik Agraria STPN, Dr. Widhiana Hestining Puri, S.H., M.H., yang mewakili Plt. Direktur Politeknik Agraria STPN, menyampaikan apresiasi kepada KAPTI atas dukungannya dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut. Menurutnya, kegiatan ini menjadi kesempatan berharga bagi taruna untuk memperoleh pemahaman mengenai jabatan fungsional dan prospek karier di lingkungan Kementerian ATR/BPN secara langsung dari praktisi yang berpengalaman. 

Pada kesempatan tersebut, Pak Heri menyampaikan materi bertajuk “Kompetensi Jabatan Fungsional di Kementerian ATR/BPN”. Dalam paparannya, ia menekankan bahwa kompetensi menjadi bekal utama dalam membangun karier dan memberikan pelayanan yang berkualitas kepada masyarakat. Menurutnya, keberhasilan seseorang dalam bekerja tidak hanya ditentukan oleh kemampuan teknis (hard skills), tetapi juga kemampuan nonteknis (soft skills) yang meliputi komunikasi, kerja sama, integritas, hingga kemampuan beradaptasi terhadap perubahan. Ia menjelaskan bahwa kompetensi ASN dibangun melalui perpaduan pengetahuan, keterampilan, dan sikap kerja yang diwujudkan dalam perilaku sehari-hari.

Lebih lanjut, ia mengajak para taruna untuk terus mengembangkan diri sejak masa pendidikan, baik melalui pembelajaran akademik maupun penguatan keterampilan pendukung. Menurutnya, pengembangan kompetensi yang dilakukan secara konsisten akan menjadi bekal penting dalam menghadapi dunia kerja serta mendukung pelaksanaan tugas dan tanggung jawab di masa depan.

Kegiatan berlangsung interaktif dengan antusiasme tinggi dari para taruna yang mengikuti sesi diskusi dan tanya jawab. Melalui kegiatan ini, diharapkan para taruna memperoleh pemahaman yang lebih luas mengenai kompetensi yang dibutuhkan dalam dunia kerja sekaligus termotivasi untuk terus mengembangkan potensi diri sebagai calon profesional di bidang pertanahan dan tata ruang.