Tentang Laboratorium Desa
Mendukung pembangunan desa melalui Tri Dharma Perguruan Tinggi
Laboratorium Desa STPN merupakan sarana pendukung penyelenggaraan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang menjadikan desa atau kalurahan sebagai lokasi pendidikan dan pengajaran, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat.
Laboratorium Desa dikembangkan untuk mendukung kegiatan Praktik Kerja Lapangan (PKL), pengelolaan data geospasial desa, dan pemberdayaan masyarakat. Melalui kerja sama antara STPN dan pemerintah desa, hasil kegiatan akademik diharapkan dapat dimanfaatkan untuk mendukung penyelenggaraan pembangunan serta meningkatkan kemandirian desa.
Latar Belakang
Laboratorium Desa STPN pada awalnya diselenggarakan berdasarkan persetujuan Gubernur Kepala Daerah DIY dan surat Bupati Kabupaten Bantul tentang Laboratorium Desa STPN tanggal 7 Agustus 1996. Pada tahap awal ditetapkan 17 desa sebagai lokasi Laboratorium Desa yang dapat digunakan untuk kegiatan pendidikan dan pengajaran, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat.
Seiring berkembangnya kebutuhan lokasi Praktik Kerja Lapangan dalam pelaksanaan kurikulum Program Diploma I Pengukuran dan Pemetaan Kadastral serta Program Studi Diploma IV Pertanahan, jumlah Laboratorium Desa terus bertambah.
Berdasarkan dokumen profil, hingga tahun 2022 terdapat penambahan sebanyak 15 desa sebagai Laboratorium Desa. Pengembangan ini juga didukung oleh meningkatnya minat pemerintah desa atau kalurahan untuk menjadi lokasi kegiatan akademik STPN.
Dasar Hukum
Keputusan Kepala Badan Pertanahan Nasional Nomor 47 Tahun 2006 tentang Perubahan atas Keputusan Kepala Badan Pertanahan Nasional Nomor 2 Tahun 2001 tentang Statuta Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional, jo. Keputusan Kepala Badan Pertanahan Nasional Nomor 2 Tahun 2001 tentang Statuta Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional.
Surat Persetujuan Gubernur Kepala Daerah DIY Nomor 591/106 jo. Nomor 591/3073 jo. Nomor 425/2059.
Dasar Pemikiran dan Strategi
Pengembangan Laboratorium Desa diarahkan untuk memperkuat peran desa dalam membangun diri dan mendukung penyelenggaraan pembangunan melalui program kerja sama yang saling menguntungkan antara STPN dan pemerintah desa atau kalurahan.
Penguatan Peran Desa
Memperkuat peran desa dalam membangun diri dan mendukung pembangunan pada umumnya.
Kemandirian Desa
Memperkuat kemandirian desa dalam penyelenggaraan pembangunan.
Kerja Sama
Mendorong program kerja sama yang saling menguntungkan antara STPN dan desa melalui Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Desa sebagai Laboratorium Hidup
Menjadikan desa sebagai lokasi pendidikan dan pengajaran melalui PKL, pengabdian masyarakat melalui pemberdayaan, serta penelitian.
Kegiatan Utama
Pengelolaan Basis Data
Mengelola basis data hasil PKL, khususnya data geospasial.
Diseminasi Hasil PKL
Menyebarluaskan hasil PKL semua program studi di STPN melalui kerja sama dengan Humas dan Kerja Sama serta Pusdatin STPN.
Monitoring dan Evaluasi
Memantau apakah data hasil PKL masih digunakan oleh pemerintah dan masyarakat desa.
Pendampingan Desa
Melakukan pendampingan terhadap desa dalam pengelolaan data geospasial desa.
Basis Data Hasil PKL
Contoh basis data hasil PKL yang dikelola Laboratorium Desa berdasarkan dokumen profil.
| No. | Nama Data | Perolehan | Pemanfaatan |
|---|---|---|---|
| 1 | Data Tematik Desa Nogotirto | 2012 | Bahan penulisan skripsi Taruna tahun 2014 |
| 2 | Data P4T Desa Bangunjiwo | 2015–2016 | Bahan penulisan skripsi Taruna |
| 3 | Data Tematik Desa Bangunjiwo | 2015 | Bahan pembuatan WebGIS Desa Bangunjiwo |
| 4 | Data P4T Banjararum | 2017–2019 | Data desa |
| 5 | Data P4T Desa Bulurejo, Klaten | 2019 | Data desa |
| 6 | Data PBT Desa Bangunharjo | 2018 | Data desa untuk mendukung PTSL 2019 |
| 7 | Data PBT Desa Panggungharjo | 2018 | Data desa untuk mendukung PTSL 2019 |
| 8 | Data PBT Desa Wonokromo | 2018 | Data desa untuk mendukung PTSL 2019 |
| 9 | Data PBT Desa Pleret | 2018 | Data desa untuk mendukung PTSL 2019 |
| 10 | PBT Desa Pampang | 2022 | Data desa |
| 11 | PBT Desa Grogol | 2022 | Data desa |
| 12 | Peta IP4T Plus Kalurahan Nglanggeran | 2022 | Data desa dan bahan penulisan publikasi |
Keterangan: tabel menampilkan 12 contoh data yang tercantum dalam dokumen profil.
Dokumentasi Kegiatan
Dokumentasi kegiatan Laboratorium Desa STPN.

Manfaat Laboratorium Desa
Bagi STPN
- Memperoleh laboratorium hidup (living laboratory) untuk penyelenggaraan Tri Dharma Perguruan Tinggi.
- Tersedianya data geospasial tingkat desa yang dapat dimanfaatkan sebagai objek penelitian oleh Taruna dan pengajar.
Bagi Desa
- Memperoleh pendampingan dan fasilitasi penyediaan data geospasial tingkat desa.
- Mendapatkan akses terhadap data geospasial yang membutuhkan sumber daya besar apabila dikumpulkan secara mandiri.
Bersama Membangun Desa
Laboratorium Desa STPN mendukung kolaborasi pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat untuk memperkuat kemandirian desa dalam penyelenggaraan pembangunan.