Penguatan Karakter Taruna
Pembangunan karakter bagi Taruna Politeknik Agraria STPN dilakukan melalui kegiatan pengasuhan yang terarah dan berkelanjutan. Pengasuhan menjadi sarana pembentukan kepribadian, kedisiplinan, tanggung jawab, kecerdasan emosional, spiritual, dan jiwa kepemimpinan.
Kegiatan pengasuhan mencakup monitoring aktivitas harian, pembinaan ibadah, kebersihan asrama, evaluasi perkembangan taruna, serta komunikasi aktif dengan orang tua demi mendukung terciptanya taruna yang unggul dan berkarakter.
Nilai-Nilai Karakter Taruna
Pembentukan sikap dan perilaku taruna dilakukan dengan menanamkan nilai-nilai Sapta Karakter sebagai landasan kehidupan akademik dan pengasuhan.
Kejujuran
Menjunjung tinggi nilai kejujuran dan kebenaran dalam menjalani kehidupan di dalam dan di luar kampus.
Ke-Indonesiaan Yang Pluralis
Menghayati jati diri Ke-Indonesiaan yang pluralis.
Prima Melayani
Memupuk sejak dini sikap peduli, terbuka, prima melayani, dan senang memudahkan orang lain.
Disiplin & Pantang Menyerah
Membangun disiplin dan sikap pantang menyerah baik sebagai diri sendiri maupun team work.
Senantiasa Evaluasi & Mengembangankan Diri
Senantiasa melakukan evaluasi diri untuk perbaikan dan serta pengembangan diri.
Tanggung Jawab & Kepemimpinan
Menanamkan rasa tanggung jawab dan jiwa kepemimpinan.
Loyalitas Pada Cita-Cita Organisasi
Membangun sikap loyal pada cita-cita Politeknik Agraria STPN, Kementerian Agraria dan Tata Ruang /Badan Pertanahan Nasional dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Proses Pembentukan Karakter
Penyemaian dan internalisasi nilai Sapta Karakter dilaksanakan melalui beberapa tahapan pembinaan taruna.
Tahap Pengenalan
merupakan tahap dasar dalam teknik pelaksanaan kegiatan pengasuhan yang ditujukan bagi Taruna Program Studi Diploma IV Pertanahan, Sarjana Terapan Pertanahan, Sarjana Terapan, Sarjana Terapan Manajamen Panataan Ruang dan Pertanahan, Sarjana Terapan Survei Pemetaan dan Informasi Pertanahan dan Sarjana Terapan Kebijakan dan Manajemen Pendaftaran Tanah.
Tahap Penanaman
merupakan tahap awal bagi Taruna Program Studi Diploma IV Pertanahan, Sarjana Terapan Pertanahan, Sarjana Terapan, Sarjana Terapan Manajamen Panataan Ruang dan Pertanahan, Sarjana Terapan Survei Pemetaan dan Informasi Pertanahan dan Sarjana Terapan Kebijakan dan Manajemen Pendaftaran Tanah Tingkat I (satu). Pada tahap penanaman, taruna dibekali/ditanamkan nilai-nilai karater dan kepribadian yang baik serta difasilitasi untuk mampu secara tangguh menjalani rangkaian kegiatan pengasuhan yang sangat padat. Tahap ini juga taruna mulai diberikan peran awal untuk berkontribusi dalam beberapa kegiatan pengasuhan dengan bimbingan.
Tahap Penumbuhan
Tahap bagi Taruna Program Studi Diploma IV Pertanahan, Sarjana Terapan Pertanahan, Sarjana Terapan, Sarjana Terapan Manajamen Panataan Ruang dan Pertanahan, Sarjana Terapan Survei Pemetaan dan Informasi Pertanahan dan Sarjana Terapan Kebijakan dan Manajemen Pendaftaran Tanah Tingkat II (dua), pada tahapan ini dimaksudkan dilakukan penumbuh kembangan disiplin pribadi, kepercayaan diri motivasi diri, kerjasama dan ditumbuhkan kebutuhan akan prestasi di segala bidang.
Tahap Pengembangan
Tahapan bagi Taruna Program Studi Diploma IV Pertanahan, Sarjana Terapan Pertanahan, Sarjana Terapan, Sarjana Terapan Manajamen Panataan Ruang dan Pertanahan, Sarjana Terapan Survei Pemetaan dan Informasi Pertanahan dan Sarjana Terapan Kebijakan dan Manajemen Pendaftaran Tanah Tingkat III (tiga), pada tahapan ini dilakukan pengintergrasian tahap pengenalan dan pertumbuhna untuk melatih tanggungjawab yang lebih besar dan belajar kepemimpinan.
Tahap Pendewasaan
Tahap bagi Taruna Program Studi Diploma IV Pertanahan, Sarjana Terapan Pertanahan, Sarjana Terapan, Sarjana Terapan Manajamen Panataan Ruang dan Pertanahan, Sarjana Terapan Survei Pemetaan dan Informasi Pertanahan dan Sarjana Terapan Kebijakan dan Manajemen Pendaftaran Tanah Tingkat IV (empat), pada tahapan ini diharapakan taruna telah mandiri dan mampu menjadi teladan bagi lingkungannya.